{"id":5974,"date":"2025-04-02T09:32:25","date_gmt":"2025-04-02T02:32:25","guid":{"rendered":"https:\/\/ctis.id\/?p=5974"},"modified":"2025-04-02T09:32:25","modified_gmt":"2025-04-02T02:32:25","slug":"jaga-keberlanjutan-usaha-industri-perlu-investasi-mitigasi-bencana","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ctis.id\/en\/jaga-keberlanjutan-usaha-industri-perlu-investasi-mitigasi-bencana\/","title":{"rendered":"Jaga Keberlanjutan Usaha, Industri Perlu Investasi Mitigasi Bencana"},"content":{"rendered":"<p class=\"p1\">Indonesia\u00a0yang dianugerahi kekayaan sumber daya alam karena letak geografis dan geologinya. Kondisi itu pula yang menjadikan Indonesia harus menghadapi kenyataan sebagai negara dengan potensi bencana yang lengkap.<\/p>\n<p class=\"p1\">Oleh karena itu, pelaku usaha wajib berperan aktif dalam upaya penanggulangan bencana. Diperlukan kemauan untuk menginvestasikan sebagian sumber daya perusahaan untuk dapat menjamin keberlanjutan bisnis.<\/p>\n<p class=\"p1\">Topik di atas dibahas dalam acara bertajuk \u201cNGOPI Bareng BNPB\u201d edisi Maret 2024 yang mengambil tema \u201cIndustri Berbasis Mitigasi Bencana dengan Sentuhan Teknologi\u201d, Kamis, 28 Maret 2024. Acara ini menghadirkan narasumber Prof. Indroyono Soesilo dari CTIS (<i>Center for Technology and Innovation Studies<\/i>) dan Sujica W Lusaka, Head CFOM (Corporate\u00a0<i>Fire Operation Management)<\/i> Asia Pulp &amp; Paper (APP) Sinarmas.<\/p>\n<figure id=\"attachment_5975\" aria-describedby=\"caption-attachment-5975\" style=\"width: 696px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-5975 size-full\" src=\"https:\/\/ctis.id\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/WhatsApp-Image-2024-03-30-at-10.03.44-PM-696x527-1.jpeg\" alt=\" Indonesia harus menghadapi kenyataan sebagai negara dengan potensi bencana yang lengkap.\" width=\"696\" height=\"527\" srcset=\"https:\/\/ctis.id\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/WhatsApp-Image-2024-03-30-at-10.03.44-PM-696x527-1.jpeg 696w, https:\/\/ctis.id\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/WhatsApp-Image-2024-03-30-at-10.03.44-PM-696x527-1-300x227.jpeg 300w, https:\/\/ctis.id\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/WhatsApp-Image-2024-03-30-at-10.03.44-PM-696x527-1-16x12.jpeg 16w\" sizes=\"auto, (max-width: 696px) 100vw, 696px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-5975\" class=\"wp-caption-text\">Dari kiri: Trevi Jayanti, Indroyono Soesilo, Sujica W Lusaka dan Andrian Cader pada Acara NGOPI BARENG yang digelar Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Jakarta.<\/figcaption><\/figure>\n<p class=\"p1\">Indroyono mengingatkan tentang kondisi geologi Indonesia yang merupakan bagian dari\u00a0<i>Ring of Fire<\/i>, yaitu wilayah di sekeliling Samudra Pasifik yang memiliki banyak aktivitas kegempaan dan vulkanisme.<\/p>\n<p class=\"p1\">Hal ini menyebabkan indonesia rawan terhadap bencana, namun sekaligus dilimpahi kekayaan minyak dan gas alam serta berbagai mineral ekonomis.<\/p>\n<p class=\"p1\">Demikian pula kondisi geografis Indonesia menyebabkan negara ini terpengaruh oleh anomali iklim\u00a0<i>ENSO (El Ni\u00f1o-Southern Oscillation)<\/i>\u00a0dan\u00a0<i>IOD (Indian Ocean Dipole)<\/i>\u00a0yang membuat musim kemarau menjadi lebih panjang. Dampaknya, Indonesia lebih rawan mengalami bencana kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan. Pada saat yang sama, anomali iklim tersebut membuat kawasan laut Indonesia berlimpah ikan.<\/p>\n<p class=\"p1\">Dua sisi yang selalu berdampingan,\u00a0antara bencana dan anugerah ini, menuntut kita untuk mampu menjalankan pemanfaatan sumber daya alam dan memperkuat resiliensi terhadap bencana secara beriringan.<\/p>\n<p class=\"p1\">Penggunaan teknologi, misalnya berupa\u00a0<i>buoy<\/i>\u00a0cuaca yang telah terpasang di lautan Indonesia merupakan salah satu wujud upaya tersebut.\u00a0 \u201cDengan sistem pemantauan cuaca saat ini, potensi kemarau panjang akibat anomali iklim telah bisa dilihat sejak 12 bulan sebelumnya,\u201d kata Indroyono.<\/p>\n<p class=\"p1\">Data cuaca ini pula yang menjadi satu pertimbangan penting untuk perusahaan\u00a0<i>pulp<\/i>\u00a0dan\u00a0<i>paper\u00a0<\/i>APP Sinarmas dalam memitigasi bencana kebakaran hutan dan lahan. Kebakaran hutan dapat menyebabkan perusahaan kekurangan kayu sebagai bahan baku dan asapnya dapat merusak tisu yang diproduksi.<\/p>\n<p class=\"p1\">Hal ini mendorong APP Sinarmas untuk menyusun program yang komprehensif untuk menanggulangi kebakaran hutan. Sujica menjelaskan, \u201cAPP Sinarmas menjalankan empat pilar penanggulangan kebakaran hutan yang kami sebut dengan Integrated Fire Management. Empat pilar itu adalah\u00a0<i>Prevention, Preparation, Early Warning,<\/i>\u00a0dan\u00a0<i>Rapid Response.\u201d\u00a0<\/i><i><\/i><\/p>\n<p class=\"p1\"><i>Prevention<\/i>\u00a0merujuk pada bagaimana perusahaan melibatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, mengingat sebagian besar kasus kebakaran hutan disebabkan oleh manusia. Perusahaan membuat program pemberdayaan masyarakat bernama Desa Makmur Peduli Api yang bertujuan untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan perkebunan tanpa pembukaan lahan dengan cara membakar.<\/p>\n<p class=\"p1\">Pada tahapan\u00a0<i>Preparation<\/i>\u00a0dan\u00a0<i>Early Warnin<\/i>g, pemanfaatan teknologi diwujudkan dalam bentuk penggunaan satelit kamera termal untuk memantau titik api. Selain itu, APP Sinarmas juga telah memasang AWS (<i>Automatic Weather Station<\/i>) secara mandiri, yang berfungsi untuk memantau tingkat bahaya kebakaran hutan di wilayah konsesi \u00a0perusahaan dan sekitarnya.<\/p>\n<figure id=\"attachment_5976\" aria-describedby=\"caption-attachment-5976\" style=\"width: 580px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-5976 size-large\" src=\"https:\/\/ctis.id\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/IMG-20240731-WA0009-1024x682.jpg\" alt=\" Indonesia harus menghadapi kenyataan sebagai negara dengan potensi bencana yang lengkap.\" width=\"580\" height=\"386\" srcset=\"https:\/\/ctis.id\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/IMG-20240731-WA0009-1024x682.jpg 1024w, https:\/\/ctis.id\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/IMG-20240731-WA0009-300x200.jpg 300w, https:\/\/ctis.id\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/IMG-20240731-WA0009-768x511.jpg 768w, https:\/\/ctis.id\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/IMG-20240731-WA0009-1536x1022.jpg 1536w, https:\/\/ctis.id\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/IMG-20240731-WA0009-18x12.jpg 18w, https:\/\/ctis.id\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/IMG-20240731-WA0009-1200x799.jpg 1200w, https:\/\/ctis.id\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/IMG-20240731-WA0009.jpg 1600w\" sizes=\"auto, (max-width: 580px) 100vw, 580px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-5976\" class=\"wp-caption-text\">Ratusan titik api di lahan gambut Riau terpantau dari udara. (BPBD Riau)<\/figcaption><\/figure>\n<p class=\"p1\">Perusahaan juga memiliki beberapa helikopter yang digunakan untuk pemantauan titik api secara konvensional maupun untuk upaya pemadaman bila terjadi kebakaran hutan pada tahapan\u00a0<i>Rapid Response.<\/i><i><\/i><\/p>\n<p class=\"p1\">Indroyono menilai bahwa manajemen kebakaran hutan APP Sinarmas merupakan contoh praktik baik yang perlu direplikasi oleh pelaku lain di sektor swasta. Tidak hanya dalam hal mitigasi bencana, namun juga untuk mencegah kerusakan lingkungan. Biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan terbukti tidak semata menjadi beban anggaran, namun juga merupakan investasi yang berdampak baik bagi keberlanjutan bisnis.<\/p>\n<p class=\"p1\">Peran aktif pihak swasta adalah hal krusial dalam membangun resiliensi terhadap bencana, sebab pihak swasta memiliki kepentingan untuk terhindar dari bencana, serta memiliki sumber daya untuk menerapkan teknologi kebencanaan dan memberdayakan masyarakat di sekitar lokasi perusahaan. Ketangguhan bencana di Indonesia mutlak hasil kolaborasi dan inklusi lintas sektor termasuk pihak swasta.\u00a0***<\/p>\n<p>Sumber: https:\/\/agroindonesia.co.id\/jaga-keberlanjutan-usaha-industri-perlu-investasi-mitigasi-bencana\/<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Indonesia\u00a0yang dianugerahi kekayaan sumber daya alam karena letak geografis dan geologinya. Kondisi itu pula yang menjadikan Indonesia harus menghadapi kenyataan sebagai negara dengan potensi bencana yang lengkap. Oleh karena itu, pelaku usaha wajib berperan aktif dalam upaya penanggulangan bencana. Diperlukan kemauan untuk menginvestasikan sebagian sumber daya perusahaan untuk dapat menjamin keberlanjutan bisnis. Topik di atas [&hellip;]<\/p>","protected":false},"author":1,"featured_media":5977,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[9],"tags":[39,165,166,20],"class_list":["post-5974","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-iptek-dalam-negeri","tag-ctis","tag-kebakaran-hutan","tag-kegempaan","tag-teknologi-kebencanaan"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/ctis.id\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/IMG-20240801-WA0003.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ctis.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5974","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ctis.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ctis.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ctis.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ctis.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5974"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/ctis.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5974\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5978,"href":"https:\/\/ctis.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5974\/revisions\/5978"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ctis.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5977"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ctis.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5974"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ctis.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5974"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ctis.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5974"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}