{"id":6033,"date":"2025-04-08T14:50:08","date_gmt":"2025-04-08T07:50:08","guid":{"rendered":"https:\/\/ctis.id\/?p=6033"},"modified":"2025-04-08T14:50:08","modified_gmt":"2025-04-08T07:50:08","slug":"ctis-bahas-akselerasi-industri-indonesia-mulai-dari-teknologi-rendah-menuju-teknologi-tinggi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ctis.id\/en\/ctis-bahas-akselerasi-industri-indonesia-mulai-dari-teknologi-rendah-menuju-teknologi-tinggi\/","title":{"rendered":"CTIS Bahas Akselerasi Industri Indonesia, Mulai dari Teknologi Rendah Menuju Teknologi Tinggi"},"content":{"rendered":"<p class=\"p1\">Indonesia harus mendorong kemajuan industri manufaktur untuk menjadi negara maju pada tahun 2045. Untuk itu, perlu diambil langkah-langkah strategis dan rencana aksi jangka pendek hingga jangka panjang, dengan terus meningkatkan kandungan teknologi industri manufaktur di dalam negeri. Demikian kesimpulan Diskusi Center for Technology &amp; Innovation Studies (CTIS), Rabu, 20 November 2024.<\/p>\n<p class=\"p1\">Hadir sebagai pembicara pada diskusi dengan topik \u201cMengakselerasi Industrialisasi Indonesia\u201d itu, Alumnus ITB dan Pendiri Industrial System Engineering Development Center\u00a0 (ISEDC) Ir. Agus Tjahajana Wirakusumah MSc. Diskusi dipandu Ketua Komite Teknologi Informatika dan Telekomunikasi CTIS Dr. Ashwin Sasongko. Untuk diketahui, hasil pengolahan Data Bank Dunia, BPS dan Bappenas menunjukkan bahwa sumbangsih industri manufaktur di Indonesia pada tahun 2024 baru mencapai 18% dari Produk Domestik Bruto (PDB).\u00a0 Untuk menjadi negara maju maka sumbangsih PDB dari industri manufaktur minimal harus mencapai 28% dari PDB.<\/p>\n<figure id=\"attachment_6034\" aria-describedby=\"caption-attachment-6034\" style=\"width: 703px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-6034 size-full\" src=\"https:\/\/ctis.id\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/1612323192.webp\" alt=\"Indonesia harus mendorong kemajuan industri manufaktur untuk menjadi negara maju pada tahun 2045.\" width=\"703\" height=\"502\" srcset=\"https:\/\/ctis.id\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/1612323192.webp 703w, https:\/\/ctis.id\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/1612323192-300x214.webp 300w, https:\/\/ctis.id\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/1612323192-18x12.webp 18w\" sizes=\"auto, (max-width: 703px) 100vw, 703px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-6034\" class=\"wp-caption-text\">Ir. Agus Tjahjana Wirakusumah MSc (Depan, No.3 dari kanan), pada paparan Akselerasi Industrialisasi Indonesia di Center for Technology &amp; Innovation Studies (CTIS) \/CTIS\/<\/figcaption><\/figure>\n<p class=\"p1\">\u201cIndonesia memiliki potensi besar untuk menjadi negara maju dan salah satu ciri negara maju ada pada peran dan sumbangsih sektor industri manufaktur yang signifikan,\u201d kata Agus Tjahjana pada awal diskusi.<\/p>\n<p class=\"p1\">Agus, yang juga mantan Dirjen dan Sekjen di Kementerian Perindustrian, menyampaikan bahwa dari data Bank Dunia tentang negara berbasis manufaktur Dunia, pada tahun 1990 Indonesia ada pada peringkat 18, Republik Korea pada peringkat 16 dan Tiongkok pada peringkat 8.\u00a0 Setelah 33 tahun kemudian, tepatnya pada tahun 2023, industri manukfatur Indonesia ada pada posisi 10, Korea pada posisi 6 dan Tiongkok pada posisi 1 di dunia.<\/p>\n<p class=\"p1\">Jika membandingkan pendapatan per-kapita, Korea pada tahun 1960 memiliki pendapatan per-kapita 158 dolar AS dan Indonesia 597 dolar AS. Sedang pada tahun 2023, pendapatan per-kapita Korea melejit mencapai kapita 33.000 dolar AS, sedang Indonesia sebesar 4.870 dolar AS.<\/p>\n<p class=\"p1\">\u201cIni tiada lain karena Korea mendorong industri manufakturnya semaksimal mungkin dengan teknologi dan sumberdaya manusia, mengingat Korea miskin sumber daya alam,\u201d katanya. Agus menjelaskan bahwa, secara bertahap,\u00a0 industri manufaktur harus didorong dari industri berteknologi rendah menjadi industri berteknologi menengah dan teknologi tinggi, mengingat nilai tambah yang tinggi diperoleh dari industri yang berteknologi menengah dan tinggi.<\/p>\n<figure id=\"attachment_6035\" aria-describedby=\"caption-attachment-6035\" style=\"width: 580px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-6035 size-large\" src=\"https:\/\/ctis.id\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/photo-automobile-production-line-welding-car-body-modern-car-assembly-plant-auto-industry_645730-133-1024x683.jpg\" alt=\"Indonesia harus mendorong kemajuan industri manufaktur untuk menjadi negara maju pada tahun 2045.\" width=\"580\" height=\"387\" srcset=\"https:\/\/ctis.id\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/photo-automobile-production-line-welding-car-body-modern-car-assembly-plant-auto-industry_645730-133-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/ctis.id\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/photo-automobile-production-line-welding-car-body-modern-car-assembly-plant-auto-industry_645730-133-300x200.jpg 300w, https:\/\/ctis.id\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/photo-automobile-production-line-welding-car-body-modern-car-assembly-plant-auto-industry_645730-133-768x512.jpg 768w, https:\/\/ctis.id\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/photo-automobile-production-line-welding-car-body-modern-car-assembly-plant-auto-industry_645730-133-1536x1025.jpg 1536w, https:\/\/ctis.id\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/photo-automobile-production-line-welding-car-body-modern-car-assembly-plant-auto-industry_645730-133-18x12.jpg 18w, https:\/\/ctis.id\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/photo-automobile-production-line-welding-car-body-modern-car-assembly-plant-auto-industry_645730-133-1200x801.jpg 1200w, https:\/\/ctis.id\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/photo-automobile-production-line-welding-car-body-modern-car-assembly-plant-auto-industry_645730-133.jpg 1800w\" sizes=\"auto, (max-width: 580px) 100vw, 580px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-6035\" class=\"wp-caption-text\">dok Freepik<\/figcaption><\/figure>\n<p class=\"p1\">Ada 6 industri di Indonesia yang menyumbang hingga 70% dari PDB sektor industri, 40% didominasi industri makanan dan minuman, disusul industri batubara dan pengilangan migas (Non-Migas), industri alat angkutan, industri barang logam, komputer, barang elektronik, optik; dan peralatan listrik, \u00a0industri kimia, farmasi dan obat tradisional dan \u00a0industri tekstil dan pakaian jadi.<\/p>\n<p class=\"p1\">Sub-sektor yang terakhir, walaupun hanya menyumbang 5,2% PDB-Industri, namun membuka banyak lapangan kerja, sehingga saat industri tekstil banyak yang tutup seperti saat ini, terjadi gelombang pemutusan hubungan kerja dan meningkatnya jumlah pengangguran.<\/p>\n<p class=\"p1\">Sebagai langkah awal jangka pendek, Agus mengusulkan agar segera membangkitkan kembali 8 industri yang saat ini tengah lesu, yaitu industri permesinan dan komponen, industri obat-obatan, industri perikanan dan agroindustri, industri elektronika, industri alas kaki, industri barang kayu dan furniture, industri pengolahan tembakau dan industri tekstil.<\/p>\n<figure id=\"attachment_6036\" aria-describedby=\"caption-attachment-6036\" style=\"width: 580px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-6036 size-large\" src=\"https:\/\/ctis.id\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/factory-workshop-interior-machines-glass-production-background_645730-396-1024x682.jpg\" alt=\"Indonesia harus mendorong kemajuan industri manufaktur untuk menjadi negara maju pada tahun 2045. \" width=\"580\" height=\"386\" srcset=\"https:\/\/ctis.id\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/factory-workshop-interior-machines-glass-production-background_645730-396-1024x682.jpg 1024w, https:\/\/ctis.id\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/factory-workshop-interior-machines-glass-production-background_645730-396-300x200.jpg 300w, https:\/\/ctis.id\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/factory-workshop-interior-machines-glass-production-background_645730-396-768x512.jpg 768w, https:\/\/ctis.id\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/factory-workshop-interior-machines-glass-production-background_645730-396-1536x1024.jpg 1536w, https:\/\/ctis.id\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/factory-workshop-interior-machines-glass-production-background_645730-396-18x12.jpg 18w, https:\/\/ctis.id\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/factory-workshop-interior-machines-glass-production-background_645730-396-1200x800.jpg 1200w, https:\/\/ctis.id\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/factory-workshop-interior-machines-glass-production-background_645730-396-1980x1320.jpg 1980w, https:\/\/ctis.id\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/factory-workshop-interior-machines-glass-production-background_645730-396.jpg 2000w\" sizes=\"auto, (max-width: 580px) 100vw, 580px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-6036\" class=\"wp-caption-text\">dok Freepik<\/figcaption><\/figure>\n<p class=\"p1\">Kepada Pemerintah, Agus berharap pemberantasan impor ilegal lebih digencarkan, terutama untuk melindungi pasar dalam negeri, lalu menetapkan pelabuhan pelabuhan tertentu untuk masuknya barang impor, serta percepatan pelaksanaan penerapan instrumen trade remedy \u2013 World Trade Organization (WTO), seperti kebijakan anti-dumping, countervailing duties dan safeguards. Untuk langkah selanjutnya adalah mengangkat produk industri manufaktur berteknologi rendah, seperti industri makanan dan minuman, industri alas kaki, industri kertas, industri kayu menjadi industri berteknologi menengah dan bahkan berteknologi tinggi.<\/p>\n<p class=\"p1\">Pemerintah perlu mendukung dengan regulasi yang konsisten, seperti pengalaman pengembangan industri otomotif di tanah air, sejak dekade 1980-an, diawali dengan melindungi produk otomotif dalam negeri lewat pengenaan pajak 200% bagi kendaraan impor built-up dari luar negeri.<\/p>\n<p class=\"p1\">Hasilnya, Indonesia pada tahun 2023 berhasil mengekspor 505.134 unit kendaraan dengan nilai ekspor sekitar 6,12 miliar dolar AS, dan tingkat komponen dalam negerinya (TKDN) sudah mendekati 80%. Untuk mendorong ekspor, perlu ditingkatkan insentif\u00a0 perpajakan dan insentif non-pajak bagi eksportir-eksportir Indonesia.\u00a0 Sebagai contoh, bea-masuk produk impor ke Indonesia dikenakan tarif \u00a08%. Pada negara-negara setara dengan Indonesia, tarif \u00a0bea-masuk yang dikenakan lebih tinggi, seperti 17% di India, 11,2% di Brasil dan 13,4% di Korea.<\/p>\n<p class=\"p1\">Ini semua tiada lain untuk melindungi industri dalam negeri mereka masing-masing.\u00a0 Agus Tjahajana juga menegaskan bahwa Indonesia belum memanfaatkan secara maksimal Free Trade Agreement (FTA) yang telah disepakati dengan beberapa negara.\u00a0 Pada tahun 2023 lalu, Indonesia masih mengalami defisit perdagangan dengan Australia, Korea dan Selandia Baru.\u00a0 Memang, tahun 2023 perdagangan Indonesia dengan Tiongkok surplus US$ 6.2 milyar, namun ini bukan karena ekspor produk manufaktur, tetapi karena ekspor komoditas tunggal\u00a0 RI secara besar besaran ke Tiongkok, yaitu nikel. ***<\/p>\n<p>Sumber: https:\/\/seputarcibubur.pikiran-rakyat.com\/teknologi\/pr-1788817234\/ctis-bahas-akselerasi-industri-indonesia-mulai-dari-teknologi-rendah-menuju-teknologi-tinggi?page=all&amp;utm_source=social__whatsapp&amp;utm_medium=social__whatsapp<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Indonesia harus mendorong kemajuan industri manufaktur untuk menjadi negara maju pada tahun 2045. Untuk itu, perlu diambil langkah-langkah strategis dan rencana aksi jangka pendek hingga jangka panjang, dengan terus meningkatkan kandungan teknologi industri manufaktur di dalam negeri. Demikian kesimpulan Diskusi Center for Technology &amp; Innovation Studies (CTIS), Rabu, 20 November 2024. Hadir sebagai pembicara pada [&hellip;]<\/p>","protected":false},"author":1,"featured_media":6037,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[9],"tags":[39,190,191],"class_list":["post-6033","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-iptek-dalam-negeri","tag-ctis","tag-industri-manufaktur","tag-teknologi-industri-manufaktur"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/ctis.id\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/male-asian-caucasian-engineer-professional-having-discussion-standing-consult-machine-factory-two-expert-coworker-brainstorm-explaining-solves-process-cnc-operate-machine_609648-683.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ctis.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6033","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ctis.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ctis.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ctis.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ctis.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6033"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/ctis.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6033\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6038,"href":"https:\/\/ctis.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6033\/revisions\/6038"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ctis.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6037"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ctis.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6033"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ctis.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6033"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ctis.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6033"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}