
Dari LTJ hingga AI, BRIN Bangun 10 Kolaborasi Iptek dengan AS
Indonesia terus memperkuat kerja sama di bidang sains dan teknologi dengan Amerika Serikat. Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI)

Indonesia terus memperkuat kerja sama di bidang sains dan teknologi dengan Amerika Serikat. Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI)

Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, S.H., M.A,., M.Soc.Sc., Ph.D mengatakan Indonesia membutuhkan perpaduan

Perkembangan ilmu dan teknologi pangan memasuki babak baru. Jika sebelumnya inovasi pangan berfokus pada peningkatan produksi, efisiensi, keamanan, dan pemenuhan kebutuhan konsumen, kini arah pengembangannya

Preservasi dan manajemen aset jembatan perlu diperkuat untuk mencegah kerusakan berkembang menjadi kegagalan bangunan hingga keruntuhan. Langkah tersebut perlu dilakukan melalui inspeksi rutin, pemeliharaan preventif,

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) terus mengembangkan teknologi material medis dan rekayasa implan tulang serta gigi untuk memperkuat kemandirian industri alat kesehatan nasional. Pengembangan

Ketahanan pangan dan inovasi di sektor pangan menjadi salah satu prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Menjawab tantangan tersebut, Badan

Kehadiran Kereta Cepat Whoosh dinilai telah membawa perubahan besar bagi sistem transportasi nasional melalui peningkatan mobilitas, efisiensi perjalanan, dan pengurangan emisi karbon. Namun, di balik

Pengembangan teknologi mobilitas udara masa depan tidak selalu harus dilakukan melalui sistem yang kompleks. Hal itu menjadi pembahasan diskusi CTIS, Rabu (22/7/2026) dengan menghadirkan narasumber

Tragedi kereta api di Bekasi Tinur pada April 2026 bukan sekadar kecelakaan lalu lintas, melainkan cerminan bahwa sistem keselamatan perkeretaapian Indonesia masih menghadapi tantangan dalam

Indonesia dinilai masih menghadapi tantangan struktural mendasar dalam pembangunan ekonomi, yakni kegagalan pasar di sektor pengetahuan. Kondisi ini tercermin dari rendahnya investasi pada pendidikan berkualitas,

Perdagangan karbon kini menjadi kebutuhan yang tidak dapat dihindari setelah negara-negara di dunia menyepakati komitmen penurunan emisi melalui Paris Agreement. Kesepakatan tersebut menegaskan bahwa negara

Perancangan, konstruksi, dan pertimbangan struktur jembatan di Indonesia terus berkembang seiring kemajuan dunia teknik sipil. Berbagai inovasi tersebut menjadi bagian penting dalam pembangunan infrastruktur yang